2/14/2010

Hanya ingin Lega


Disini, diujung kota asing ini tengah kubahas sebagian lembaranku. Mencoba menemukan sesuatu yang tak tau bersembunyi dimana?.
 
Ditempat ini pula coba ku kumpulkan harapanku seperti mengepulkan asap tembakau yang ada diujung bibir.
Bertatap sahut bising knalpot kendaraan yang sumpek hilir lalu mudik.

Perjalanan ini bukannya tak kusadari sebagai usaha, lebih kumaknai sebagai matras yang bisa kugunakan sebagai penopang setelah membanting diri dari lompatan yang tinggi, dari bahaya yang menumpuk, sekaligus sebagai tempat istirahat sambil menghitung biji keringat yang mengguyur sudah ribuan kali.

Entah sudah patah berapa kali tulang kesabaranku yang susah mendiam akhir-akhir ini. Tewas beberapa waktu yang lalu, kemudian lahir kembali sebagai proses reingkarnasi jasad.

Sebenarnya kesabaran selalu diuji kadarnya, seberapa jauh kualitas manusia ini?... Haruskan terus mendaki atau mesti bervariasi menuruni semuanya yang sudah hampir setengah jalan.

Aku juga bingung karena mendiang sabar tak kunjung datang menemui semenjak kepergiannya diwaktu yang tak sempat kuingat kapan.

Ingin rasanya bermanja, tapi kepada siapa akan ku tempelkan rasa manja. Tubuh ini juga sudah kelewat kebal untuk sekedar memelow...

ya...

beginilah kawan hangatnya ujung kuku, sekali-kali akan hilang terpotong namun akan terus tumbuh selama masih ada jari. Bukankah hidup adalah upaya mengubah kesedihan?...

Sambil terduduk ini, aku semakin sengit mengelola kesedihanku.

Akhhhh......

Dasar nyamuk tak mengerti nadir. Sedot yang lain saja yang rasa darahnya masih segar. jangan aku.Kecuali kau sedot pula keresahanku hingga kubisa merasa sedikit lega.


Karena memang..
Aku hanya ingin lega malam ini.

kendari 140210, ketika berusaha tidur....


Gambar diambil dari sini : http://rebelzine.webs.com/771.jpg

2 komentar:

thiena mengatakan...

nyamuk2... jangan mi isap lagi darahnya arun.... kurus mi kasian.. sedot saja darahku.. biar kurusanka.. hahaha.. :)

Arunawa Site's mengatakan...

hehe... akhirnya muncul juga kau...#
ni badan tambah kecil say. banyak pikiran kali...