2/24/2010

Lalu satu


Dulu sebelum sempat kau pagut rindumu.
 
terlebih dulu kusisipkan halus kerinduanku ditelinga bumi.

Tak hendak memijah siang.

Paut-paut kelingking yang jajar
solek-solek yang kemayu mayu.

Senyummu
tak pernah memberut
kita saling tahu itu dikornea

Siang mesti berlalu,

Bilal memecah membran timpani-ku.

Pagi yang ini masih tetap memautkan

luluh pada hati

lalu satu

Diyakin....



gambar dipinjam disini :
http://ngerumpi.com/baca/2009/12/24/untuk-sepotong-senja-di-akhir-tahun.html

Tidak ada komentar: